Minggu, 06 Oktober 2013

BATIK PAPUA

Eksotisme Batik Papua
BATIK memang mendarah daging di Pulau Jawa. Namun, dengan booming batik beberapa tahun lalu, batik melanglang ke seluruh penjuru Nusantara, termasuk menyelusup ke Papua.

Berbeda dengan batik khas Jawa Tengah yang berlatar gelap atau batik pesisir yang penuh warna-warni, batik Papua memiliki ragam hias berbeda. Bila pada umumnya ragam hias motif batik merupakan simbolisasi tradisi, di Papua motifnya justru diadaptasi dari produk budaya khas daerah tersebut.

Ramli, desainer yang telah lama bergelut dengan batik Papua, mengatakan, kontras dengan batik Jawa yang merupakan saripati tradisi keraton, batik Papua hadir lebih kontemporer.

“Motifnya diambil dari bentuk alat musik Papua, seperti tifa atau dari binatang-binatang yang ada di sana seperti kadal dan cendrawasih,” tutur Ramli.

Dia mengatakan, batik Papua kini sudah jauh lebih terekspos dibandingkan saat pertama kali muncul pada tahun 1985. Ketika itu pemerintah Indonesia mendapatkan bantuan dari The United Nations Development Programme (UNDP) untuk pemberdayaan kebudayaan di daerah Indonesia timur.

“Sekarang peminat batik Papua sudah banyak, tapi harganya masih mahal karena batik Papua kebanyakan adalah batik tulis, bukan cetak,” kata Ramli.

Ramli bukanlah satusatunya desainer yang menggarap batik Papua. Di Kota Jayapura -kini menjadi sentra batik Papua- cukup banyak pelaku mode yang berusaha mengembangkan batik Papua. Salah satunya Jimmy Hendrick Afaar yang menggelar fashion show di ajang Festival Papua 2011 di Pacific Place, beberapa waktu lalu.

Adapun Festival Papua 2011yangmengangkat tema “Warna-Warni Papua” tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dari PT Freeport Indonesia. Pria yang memulai usaha batik pada 21 April 2007 tersebut tidak hanya ingin memperkenalkan batik Papua, juga batik Port Numbay yang merupakan nama lain dari Kota Jayapura.

“Desain batik asal Port Numbay punya keunikan tersendiri, baik dari segi motif maupun pewarnaan yang masih menggunakan teknik pewarnaan alami,” ungkapnya.

Jimmy mengatakan, perbedaan utama batik Papua dan batik Jawa terletak pada motif. “Papua punya banyak suku sehingga kami bisa menjadikan beragam motif batik yang unik. Setiap suku memiliki keunikan yang dapat diceritakan dalam sehelai kain,” papar Jimmy.

Dia juga berharap lewat batik, Papua lebih bisa dikenal. “Meski kita tahu, batik sangat banyak di Jawa,” imbuhnya.

Usaha Jimmy berbuah manis. Dia tidak hanya sukses memasarkan batik Papua ke Jakarta dan Surabaya, namanya pun telah terdengar hingga Eropa. Juni mendatang, Jimmy diundang melakukan pameran di Italia. Karena itu, wajar jika Jimmy terus berusaha meningkatkan kualitas batik produksinya. Dia “berguru” batik ke Pekalongan dan bahkan belajar mendesain dari Poppy Dharsono.

Sementara, para perajinnya pun tak ketinggalan terus dilatih dengan mendatangkan pelatih batik dari Yogyakarta, juga mengirimkan para pekerjanya ke pusat pelatihan batik di Pulau Jawa. Kini Jimmy telah memiliki 15 karyawan dengan kapasitas produksi batik per bulan sebanyak 2.000 helai batik cap dan 16 helai batik tulis berbahan katun dan sutra. Harganya antara Rp200.000 sampai Rp 2,25 juta per helai.

Adapun di atas catwalk Pacific Place, Jimmy menghadirkan koleksi yang terbilang memikat. Batik Papua diolahnya menjadi koleksi bergaya couture, dengan Arzeti Bilbina sebagai model utama. Siluet kebaya, one shoulder,mermaid, hingga gaun malam bernapas flamenco dihadirkan Jimmy. Tidak hanya gaun, Jimmy juga menghadirkan batik Papua sebagai stola atau cape.(nsa)

Sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2011/05/11/29/455683/eksotisme-batik-papua



Motif Batik Papua

BATIK PADANG

Batik Padang atau dalam bahasa Minangkabau disebut batik tanah liek (tanah liat) adalah jenis kain batik yang berasal dari Minangkabau. Dinamakan batik tanah liat karena batik ini menggunakan tanah liat dalam proses pewarnaannya. 

Pemakaian batik tanah liek dahulu hanya digunakan untuk acara-acara adat. Dulu pemuka adat seperti datuak (penghulu atau kepala adat), bundo kanduang (pemimpin wanita di Minang), raja-raja kecil di Sungai Pagu, Solok, Jambu Lipo, Punjung, Sawah Lunto, dan Sijujung memakai batik ini. Biasanya batik dipakai sebagai perlengkapan adat, bisa berupa selendang atau saluak/peci. Para Datuak memakai selendang dengan melingkarkannya di leher, sedangkan untuk kaum wanita melampirkan selendang itu di bahu dengan ujung kain pertama dililit dua kali di bahu kiri dan ujungnya disampirkan di tangan kanan melalui bagian belakang badan.

Batik Padang agak sulit ditemukan tetapi sekarang sudah mulai digiatkan kembali agar batik ini mudah ditemukan dan dinikmati oleh orang. Salah satu yang berusaha menaikkan kembali batik Tanah Liek adalah Ranah Minang Inaaya yang mempunyai showroom batik Padang di Marapalam Padang.

Sentra Bisnis Batik Padang

Di Sumbar, sentra batik tanah liek ada di tiga daerah, yakni Padang dengan Batik Monalisa, di Dharmasraya dan Pesisir Selatan. Meski sama-sama batik tanah liek, namun motif di masing-masing daerah berbeda-beda sesuai topografi dan kekayaan alam masing-masing. Di Dharmasraya misalnya, selain motif dasar, juga ada pembaharuan motif seperti bunga sawit yang terinspirasi dari bunga sawit yang mekar di perkebunan sawit yang banyak terdapat di daerah ini

Warna Batik Padang

Batik Ranah Minang punya ciri khas tersendiri jika dibandingkan dengan batik jawa, baik corak maun warna. Terutama, media pewarna dasar kain berupa tanah liat dengan cara merendam dasar kain yang belum dibubuhi motif batik ke dalam larutan tanah liat. Perendaman ini bisa memakan waktu lebih dari satu hari untuk mendapatkan ketahanan warna tanah yang menyatu dengan kain. Setelah itu, kain dicuci bersih lalu dibubuhi motif batik, seperti kaluak paku, itiak pulang patang, parang rusak, maupun motif berupa kekayaan flora dan fauna alam Ranah Minang.

Warna Batik Padang kebanyakan hitam, kuning, merah, ungu. Keterbatasan warna di pasaran karena batik ini menggunakan tanah liat sebagai pewarna. Sesuai dengan permintaan pasar, warna batik tanah liat kini tidak hanya berwarna coklat. Batik ini pada akhirnya juga diwarnai menggunakan sumber-sumber pewarna alam lainnya. Sebut saja seperti kulit jengkol, kulit rambutan, gambir, kulit mahoni, dan lain-lain. 

Bahan batik pun ada yang terbuat dari katun ataupun sutera sehingga cocok digunakan untuk baju, selendang, setelan sarung, dan lain-lain. 

Motif Batik Padang

Motif Batik Padang antara lain motif kaluak paku, motif pucuk rebung, motif rangkiang, motif itiak pulang patang, motif parang rusak, motif tumbuhan merambat atau akar berdaun, keluk daun pakis, dan lain-lain.

Pola Batik Padang mirip dengan Batik Banyumas, Indramayu, Solo, Yogya.



Contoh Motif batik Padang

Motif Kaluak Paku




Motif Pucuk Rebung


Motif Ukiran Minangkabau

BATIK INDONESIA

1. Batik Kraton




Jenis Batik yang Berkembang di Indonesia

Batik Kraton awal mula dari semua jenis batik yang berkembang di Indonesia. Motifnya mengandung makna filosofi hidup. Batik-batik ini dibuat oleh para putri kraton dan juga pembatik-pembatik ahli yang hidup di lingkungan kraton. Pada dasarnya motifnya terlarang untuk digunakan oleh orang “biasa” seperti motif Parang Barong, Parang Rusak termasuk Udan Liris, dan beberapa motif lainnya.



2. Batik Sudagaran




Motif larangan dari kalangan keraton merangsang seniman dari kaum saudagar untuk menciptakan motif baru yang sesuai selera masyarakat saudagar. Mereka juga mengubah motif larangan sehingga motif tersebut dapat dipakai masyarakat umum. Desain batik Sudagaran umumnya terkesan “berani” dalam pemilihan bentuk, stilisasi atas benda-benda alam atau satwa, maupun kombinasi warna yang didominasi warna soga dan biru tua. Batik Sudagaran menyajikan kualitas dalam proses pengerjaan serta kerumitan dalam menyajikan ragam hias yang baru. Pencipta batik Sudagaran mengubah batik keraton dengan isen-isen yang rumit dan mengisinya dengan cecek (bintik) sehingga tercipta batik yang amat indah.



3. Batik Petani


Batik yang dibuat sebagai selingan kegiatan ibu rumah tangga di rumah di kala tidak pergi ke sawah atau saat waktu senggang. Biasanya batik ini kasar dan kagok serta tidak halus. Motifnya turun temurun sesuai daerah masing-masing dan batik ini dikerjakan secara tidak profesional karena hanya sebagai sambilan. Untuk pewarnaan pun diikutkan ke saudagar.

4. Batik Belanda



Warga keturunan Belanda banyak yang tertarik dengan batik Indonesia. Mereka membuat motif sendiri yang disukai bangsa Eropa. Motifnya berupa bunga-bunga Eropa, seperti tulip dan motif tokoh-tokoh cerita dongeng terkenal di sana.



5. Batik Jawa Hokokai




Pada masa penjajahan Jepang di pesisir Utara Jawa lahir ragam batik tulis yang disebut batik Hokokai. Motif dominan adalah bunga seperti bunga sakura dan krisan. Hampir semua batik Jawa Hokokai memakai latar belakang (isen-isen) yang sangat detail seperti motif parang dan kawung di bagian tengah dan tepiannya masih diisi lagi, misalnya motif bunga padi.

Marilah kita jaga semua kekayaan yang ada di negeri kita. Jangan sampai timbul lagi masalah yang sama seperti masalah Malaysia menghakpatenkan kekayan bangsa kita untuk negaranya. Mari kita lestarikan semua kekayaan di negeri kita.

KEINDAHAN ALAM INDONESIA

1. Gunung Rinjani, NTB
Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.
Gunung Rinjani - NTB
Gunung Rinjani - NTB
2. Pulau Komodo, NTT

Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).
Pulau Komodo - NTT
Gunung Rinjani - NTB
3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat

Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya.
Kepulauan Raja Ampat - Papua Barat
Kepulauan Raja Ampat - Papua Barat
4. Kawah Ijen, Jawa Timur

Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.
Kawah Ijen - Jawa Timur
Kawah Ijen - Jawa Timur
5. Carstensz Pyramid, Papua

Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.
 Cartensz Pyramid - Papua
Cartensz Pyramid - Papua
6. Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda

Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa
Gunung Anak Krakatau - Papua
7. Gunung Bromo, Jawa Timur

Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.
Gunung Bromo - Jawa Timur
Gunung Bromo - Jawa Timur
8. Gunung Kelimutu, NTT

Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.
Gunung Kelimutu, NTT
Gunung Kelimutu - NTT
9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara

Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.
Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara
Taman Laut Bunaken - Sulawesi Utara
10. Danau Toba, Sumatra Utara

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau volkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Danau Toba , Sumatra Utara
Danau Toba - Sumatra Utara
11. Baluran, Jawa Timur

Baluran adalah Afrikanya Indonesia, Taman Nasional ini merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.
Baluran, Jawa Timur
Baluran - Jawa Timur
12. Pantai Dreamland, Bali

Dreamland atau lebih dikenal sebagai Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai terindah di Bali selain Pantai Kuta. Pantai yang terletak tidak jauh dari daerah Uluwatu di Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal karena keindahannya. Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis manca negara.
Pantai Dreamland, Bali
Pantai Dreamland - Bali
13. Danau Gunung Tujuh, Jambi

Kerinci boleh bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Serta terdapat beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alamnya yang unik. Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan yang berbeda.
Danau Gunung Tujuh, Jambi
Danau Gunung Tujuh - Jambi
14. Green Canyon, Jawa Barat

Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. Perpaduan antara sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan aneka stalaktit-stalakmit. Keindahan berbalut kesunyian, bagai surga yang tersembunyi. Green Canyon mulai dikembangkan pada tahun 1989.
Green Canyon, Jawa Barat
Green Canyon - Jawa Barat
15. Danau Sentani, Papua

Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cycloops yang terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Lanskap Danau Sentani dengan gugusan pulau di tengahnya merupakan salah satu yg terindah di Indonesia.
Danau Sentai, Papua
Danau Sentai - Papua
16. Goa Gong, Jawa Timur

Goa Gong diklaim sebagai goa terindah di Asia Tenggara. Di dalam gua ini Anda dapat menyaksikan berbagai macam tonjolan batuan (stalaktit/stalakmit) yang sangat menarik dan proses terjadinya secara alami.
Goa Gon, Jawa Timur
Goa Gon - Jawa Timur
17. Pegunungan Karst Bantimarung, Sulawesi Selatan

Taman Nasional Bantimurung mempunyai pemandangan alam yang paling indah. Karena di taman nasional ini, terdapat sumber air yang tidak pernah kering. Sehingga berbagai jenis tanaman dapat bertahan di saat musim kemarau yang panjang.
Pegunungan Kars Bantimarung, Sulawesi Selatan
Pegunungan Kars Bantimarung, Sulawesi Selatan
18. Pulau Belitung, Bangka Belitung

Pulau indah, pemandangan unik pantai pasir putih asli dihiasi batu-batu granit yang artistik dan air laut sejernih kristal, dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil.
Pulau Bangka Belitung, Bangka Belitung
Pulau Bangka Belitung - Bangka Belitung
19. Pulau Derawan, Kalimantan Timur

Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai "Blue Trigger Wall