Jumat, 24 Januari 2014

100 universutas terbaik di indonesia


Ranking
Rank
Dunia
Universitas
Presence Rank
Impact Rank
Openness Rank
1
600
Institute of Technology Bandung
416
195
557
2
640
Universitas Gadjah Mada
216
238
701
3
653
University of Indonesia
114
357
113
4
1084
Universitas Padjadjaran
1292
408
618
5
1165
Gunadarma University
365
212
15
6
1254
Brawijaya University
810
647
203
7
1290
Bogor Agricultural University
494
1040
174
8
1360
Petra Christian University
536
442
103
9
1404
(3) Airlangga University
284
1101
106
10
1455
Diponegoro University
704
981
430
11
1557
Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
687
549
11264
12
1584
Universitas Pendikan Indonesia / Indonesia University of Education
385
538
285
13
1620
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
544
1207
126
14
1647
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
1568
365
646
15
1701
Universitas Sumatera Utara
798
665
319
16
1719
STISI Telkom
1691
443
381
17
1819
Universitas Esa Unggul
4036
430
4176
18
1828
Universitas Sriwijaya
660
606
78
19
1850
Universitas Sebelas Maret
855
752
1570
20
1858
Universitas Islam Indonesia
732
609
231
21
1866
Universitas Mercu Buana
1548
554
729
22
2172
Universitas Nusa Cendana
4245
650
16039
23
2384
Universitas Negeri Malang
647
1616
70
24
2480
Universitas Muhammadiyah Surakarta
615
1226
652
25
2524
Universitas Hang Tuah
4566
1013
12276
26
2554
Hasanuddin University
1695
2193
1611
27
2577
Andalas University
2706
1642
747
28
2670
Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jakarta
3177
1317
1722
29
2727
Institut Sains & Teknologi Akprind
6307
1282
5507
30
2778
Bina Nusantara BINUS University
674
1730
46
31
2784
Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia
4102
1284
12156
32
2882
Universitas Darussalam Ambon
8119
1312
15785
33
2919
Universitas Pendidikan Ganesha
2766
1516
8606
34
2932
Maranatha Christian University
4085
1624
1665
35
2950
Universitas Muhammadiyah Malang
187
2065
9
36
2960
Universitas Negeri Jakarta
3392
1488
12659
37
3015
Universitas Udayana
3069
2513
2276
38
3204
Yogyakarta State University
1616
2084
755
39
3230
Universitas Jenderal Soedirman
1550
1988
4080
40
3236
Institut Teknologi Nasional
8844
1767
11906
41
3247
Universitas Negeri Semarang
1089
2219
359
42
3282
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
1272
2196
654
43
3448
Universitas Lampung
3010
3548
2192
44
3476
Informatics and Computer College Stmik Amikom
2817
2326
1375
45
3483
Universitas Surabaya
3730
3235
3967
46
3592
Sekolah Tinggi Seni Indonesia Bandung
7183
2132
15210
47
3609
Indonesia University of Computer UNIKOM
707
2818
197
48
3714
STMIK MDP & STIE MDP
3758
2630
1818
49
3758
Institut Teknonogi Medan
7165
2191
19049
50
3827
Universitas Riau
2844
4586
3077
51
3876
Universitas Syiah Kuala
5196
4929
5548
52
3881
Politeknik Negeri Malang
2916
2693
8813
53
3892
Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel
2489
2972
1087
54
3947
Widya Manadala Catholic University
9323
5665
12757
55
4030
STIKOM Surabaya
4894
2928
4886
56
4061
Ahmad Dahlan University
1907
3124
3060
57
4093
Universitas Jember
2525
4326
5613
58
4159
Institut Teknologi Telkom (Sekolah Tinggi Teknologi Telkom)
1051
3334
2751
59
4267
Universitas Terbuka
3325
4126
3396
60
4537
Universitas Narotama
2455
3934
569
61
4648
Universitas Wijayakusuma Purwokerto
12090
3274
16971
62
4667
Universitas Negeri Papua
8168
4936
8070
63
4704
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
4028
3856
3136
64
4778
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
3478
4074
1508
65
5173
(1) Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya
2453
4504
2996
66
5210
Universitas Negeri Surabaya
206
5534
2
67
5230
Universitas Katolik Parahyangan
3089
5820
7159
68
5366
Universitas Negeri Padang
1956
4682
4951
69
5489
Duta Wacana Christian University
200
4855
7172
70
5578
Universitas Al Azhar
6800
4478
14014
71
5635
Widya Karya Catholic University
5703
4277
19049
72
6131
Universitas Katolik Soegijapranata
4865
5517
2454
73
6290
Universitas Negeri Makassar
4362
5541
6771
74
6341
Universitas Sam Ratulangi
4371
6776
3450
75
6413
Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
310
6234
1984
76
6448
Universitas Lambung Mangkurat
2817
6821
7385
77
6454
Universitas Dian Nuswantoro
3026
5767
7797
78
6639
Universitas Trisakti
5399
6928
7731
79
6728
Atma Jaya Yogyakarta University
7321
6035
4840
80
6738
Universitas Negeri Medan
3122
8169
764
81
6773
Universitas Muslim Indonesia
5542
5669
16826
82
6828
Universitas Mulawarman
5624
7974
14321
83
6880
Universitas Bengkulu
4475
7234
8734
84
6888
Universitas Pasundan
2491
6444
4111
85
6896
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
3627
6468
2712
86
6958
Universitas Kuningan
4455
6345
6489
87
7013
Universitas Muhammadiyah Jakarta
1813
5983
17150
88
7193
Universitas Kristen Satya Wacana
2495
6970
2078
89
7201
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim
9051
6366
11091
90
7305
Universitas Tarumanagara
4659
6957
2291
91
7314
Universitas Darma Persada
7165
6607
9604
92
7553
Islamic University of Sultan Agung
3273
7064
7200
93
7561
Universitas Paramadina
2766
6961
10455
94
7630
Universitas Pancasila
4841
7082
7401
95
7644
Universitas Widyatama
4085
7343
3031
96
7799
Universitas Muhammadiyah Purworejo
9656
6940
13427
97
7833
Universitas Sanata Dharma
1752
7663
3167
98
7907
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
3771
7690
2088
99
7970
Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
13256
6812
19049
100
8067
Universitas Bangka Belitung
6665
7479
10354











.
Berbicara mengenai perguruan tinggi, memang harus ditingkatkan lagi kualitasnya demi mencetak anak bangsa yang cerdas dan tida mudah dibodohi bangsa asing. Perguruan tinggi yang ada di seluruh nusantara baiknya berlomba-lomba untuk meningkatkan mutu pendidikannya, yang tak lain dan tak bukan tujuannya adalah menciptakan lulusan yang berguna bagi bangsa dan negara

cara memakai jilbab

Cara Memakai Jilbab Paris Polos
gambar : vemale.com
 
 
Seperti yang dikutip dari vemale.com, kita dapat memakai jilbab yang simple dan praktis dengan memakai jilbab paris. Sebelum memulainya, persiapkan terlebih dulu inner jilbab ninja, jilbab paris,peniti, jarum pentul dan bros kesukaan Anda untuk menambah kesan manis. Jika semuanya sudah siap, langsung saja simak tipsnya dibawah ini.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-HYkyw2kip8n9IHspz-x-aiwJht80cfJHmAqsZB8YZuW5vLdOkjQ1bS1SWtzEHccvmu91bI9kqx-Tq27ho7dH1IcBWBRaxTUc8OSh61RMhP6-bA5mIBWp4mZpwoWcgcmtgnccVHak6Gs/s400/Cara+Memakai+Jilbab+Paris+Polos+1.jpg
gambar : vemale.com
Langkah pertama, pakai inner jilbab ninja Anda untuk menutupi aurat pada bagian kepala dan siapkan jilbab paris. 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1AjRFThloL3yPICpq9VuwpGyO8y-Ce_WyX7fC43IqzSwuIeEUgfXCamsiP_DbkbJgPPM-bLp9MB87qjAnhmaANNLRDfbEDgfjitk2HvbYrjM9KIqm5Eigr5EeyIxrUWBidY8wWpiN72U/s400/Cara+Memakai+Jilbab+Paris+Polos+2.jpg
gambar : vemale.com
Langkah kedua, jika biasanya Anda membentuknya menjadi segitiga, kali ini biarkan jilbab paris Anda tetap dalam bentuk segi empat. Gunakan dengan posisi jilbab sebelah kanan dan kiri sama panjang seperti gambar diatas.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiErbd4FneiyyFtsE8wgw2vKFfgArclHGShcoqpp78FfLBtdqI9xOOt68q_ewfeZ0JPfDujqLtjnNhbPkjED5Kj16JxQMMcFnyk9ejENSDCDJaPcJV3fvIwPy0rbM9N-9V-PFARRpKVbXQ/s400/Cara+Memakai+Jilbab+Paris+Polos+3.jpg
gambar : vemale.com
langkah ketiga, sematkan sisi kanan dan kiri jilbab paris ke bawah dagu Anda menggunakan peniti.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhxfCVEmoTQj4GVKySdJFoddgQnizFTLvLSsi36hVrKpj6K9DoClxxQ1xzUNiRS7UbOap3zIvPsirW-N6NEEkGp6pnCmr6lgG3Thm-sodJAoprakEFjbwZwgaY1DdP3HpPvnUQKOKIkYF0/s400/Cara+Memakai+Jilbab+Paris+Polos+4.jpg
gambar : vemale.com
Langkah keempat, ambil sisi bagian belakang belakang jilbab paris Anda. Kemudian angkat ke atas sampai ke atas kepala Anda.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmEuf8IyFLeLPyymdNEhvlbtVaUeIMuQSeM4xnT1F4ssks3aL7qvjK5WT9JXE1kX8BQ8bseq57NIqCj18EgkgZXUDw2Wq2U0SOCyfq4ZBA5K9y0DBozXLurNlYM2hbRwH1i9tTH0a-jcc/s400/Cara+Memakai+Jilbab+Paris+Polos+5.jpg
gambar : vemale.com
Langkah kelima, ambil ujung kanan kiri jilbab yang baru saja Anda letakkan di kepala Anda. Tarik ujungnya sampai ke atas kepala. Kemudian sematkan dengan jarum pentul agar posisinya tidak bergeser.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqwSaMjiWoXXu8fAFRj8DPdxVsPhcPved76u9vLM3Omwny2qZpVdKs1GbdlN75IFfAAww2j5SXAV3q6sC3qzNKUd6P1W1YYPfwu7t2p1kKt2-R8WRN4PhnMmNZ_-ZKexM2MvUFPtd-n98/s400/Cara+Memakai+Jilbab+Paris+Polos+6.jpg
gambar : vemale.com
Langkah terakhir, pasang bros dengan warna dan motif sesuai dengan selera pada bagian depan dada Anda untuk mempermanis penampilan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimsCJXnsuKuLwCT8jm8Os8Vvrr8lB0uFmtDWf9E1CVESGLJ3axAHSlObuyqaEMD5PWVn0RKML14h0jWjCHhpulel4LaIreib1ouwyVfTCIDP4s9B9J1BzVEzF9yfOFqIhUVeM3hyphenhyphenNZeNk/s400/Cara+Memakai+Jilbab+Paris+Polos+7.jpg
gambar : vemale.com
Mudah dan praktis bukan? Maish banyak lagi aneka kreasi jilab paris yang bisa Anda coba dirumah, salah satunya adalah cara memakai jilbab paris simple yang tidak membutuhkan waktu lama untuk memakainya, hanya satu menit. Tertarik untuk mencobanya? Jadi tunggu apalagi? Selamat mencoba cara memakai jilbab paris polos




asal usul kehidupan

Perbincangan semalam sama guru Biologi SMA, tentang asal-uaul makhluk hidup dari kacamata ilmu pengetahuan EPILOG Sampai saat ini belum ada seorang ilmuwan pun yang berhasih memecahkan masalah bagaimana asal-usul kehidupan di bumi ini. Banyak teori atau paham-paham yang dikemukakan oleh ilmuwan mengenai masalah tersebut, tetapi semuanya belum dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Sebenarnya sudah sejak zaman Yunani Kuno manusia berusaha memberikan jawaban terhadap masalah asal usul kehidupan tersebut. Namun, jawaban itu umumnya hanya berupa dongeng atau mitos saja. Berikut ini dikemukakan beberapa teori tentang asal usul makhluk hidup.
TEORI ABIOGENESIS
Tokoh teori Abiogenesis adalah Aristoteles (384-322 SM). Dia adalah seorang filosof dan tokoh ilmu pengetahuan Yunani Kuno. Teori Abiogenesis ini menyatakan bahwa makhluk hidup yang pertama kali menghuni bumi ini berasal dari benda mati. Sebenarnya Aristoteles mengetahui bahwa telur-telur ikan apabila menetas akan menjadi ikan yang sifatnya sama seperti induknya. Telur-telur tersebut merupakan hasil perkawinan dari induk-induk ikan. Walau demikian, Aristoteles berkeyakinan bahwa ada ikan yang berasal dari Lumpur. Bagaimana cara terbentuknya makhluk tersebut ? Menurut pengzanut paham abiogenesis, makhluk hidup tersebut terjadi begitu saja atau secara spontan. Oleh sebab itu, paham atau teori abiogenesis ini disebut juga paham generation spontaneae. Jadi, kalau pengertian abiogenesis dan generation spontanea kita gabungkan, mak pendapat paham tersebut adalah makhluk hidup yang pertama kali di bumi tersebut dari benda mati / tak hidup yang terkjadinya secara spontan, misalnya :
a. ikan dan katak berasal dari Lumpur.
b. Cacing berasal dari tanah, dan
c. Belatung berasal dari daging yang membusuk.
Paham abiogenesis bertahan cukup lama, yaitu semenjak zaman Yunani Kuno (Ratusan Tahun Sebelum Masehi) hingga pertengahan abad ke-17. Pada pertengahan abad ke-17, Antonie Van Leeuwenhoek menemukan mikroskop sederhana yang dapat digunakan untuk mengamati benda-benda aneh yang amat kecil yang terdapat pada setetes air rendaman jerami. Oleh para pendukung paham abiogenesis, hasil pengamatan Antonie Van Leeuwenhoek ini seolah-olah memperkuat pendapat mereka
TEORI BIOGENESIS
Walaupun telah bertahan selama ratusan tahun, tidak semua orang membenarkan paham abiogenesis. Orang –orang yang ragu terhadap kebenaran paham abiogenesis tersebut terus mengadakan penelitian memecahkan masalah tentang asal usul kehidupan. Orang-orang yang tidak puas terhadap pandangan Abiogenesis itu antara lain Francesco Redi (Italia, 1626-1799), dan Lazzaro Spallanzani ( Italia, 1729-1799), dan Louis Pasteur (Prancis, 1822-1895). Beredasarkan hasil penelitian dari tokoh-tokoh ini, akhirnya paham Abiogenesis / generation spontanea menjadi pudar karena paham tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
a) Percobaan Francesco Redi ( 1626-1697)
Untuk menjawab keragu-raguannya terhadap paham abiogenesis, Francesco Redi mengadakan percobaan. Pada percobaannya Redi menggunakan bahan tiga kerat daging dan tiga toples. Percobaan Redi selengkapnya adalah sebagai berikut : §
Stoples I : diisi dengan sekerat daging, ditutup rapat-rapat. §  
Stoples II :diisi dengan sekerat daging, dan dibiarkan tetap terbuka. §
Stoples III : disi dengan sekerat daging, dibiarkan tetap terbuka. Selanjutnya ketiga stoples tersebut diletakkan pada tempat yang aman. Setelah beberapa hari, keadaan daging dalam ketiga stoples tersebut diamati. Danhasilnya sebagai berikut: §
Stoples I : daging tidak busuk dan pada daging ini tidak ditemukan jentik / larva atau belatung lalat. §
 Stoples II : daging tampak membusuk dan didalamnya ditemukan banyak larva atau belatung lalat.
Berdasarkan hasil percobaan tersebut, Francesco redi menyimpulkan bahwa larva atau belatung yang terdapat dalam daging busuk di stoples II dan III bukan terbentuk dari daging yang membusuk, tetapi berasal dari telur lalat yang ditinggal pada daging ini ketika lalat tersebut hinggap disitu. Hal ini akan lebih jelas lagi, apabila melihat keadaan pada stoples II, yang tertutup kain kasa. Pada kain kasa penutupnya ditemukan lebih banyak belatung, tetapi pada dagingnya yang membusuk belatung relative sedikit.
B) percobaan Lazzaro Spallanzani ( 1729-1799)
Seperti halnya Francesco Redi, Spallanzani juga menyangsikan kebenaran paham abiogeensis. Oleh karena itu, dia mengadakan percobaan yang pada prinsipnya sama dengan percobaan Francesco Redi, tetapi langkah percobaan Spallanzani lebih sempurna. Sebagai bahan percobaannya, Spallanzani menggunakan air kaldu atau air rebusan daging dan dua buah labu. Adapun percoban yang yang dilakukan Spallanzani selengkapnya adalah sebagai berikut :
 Labu I : diisi air 70 cc air kaldu, kemudian dipanaskan 15oC selama beberapa menit dan dibiarkan tetap terbuka.
 Labu II : diisi 70 cc air kaldu, ditutup rapat-rapat dengan sumbat gabus. Pada daerah pertemuan antara gabus dengan mulut labu diolesi paraffin cair agar rapat benar. Selanjutnya, labu dipanaskan.selanjutnay, labu I dan II didinginkan. Setelah dingin keduanya diletakkan pada tempat terbuka yang bebas dari gangguan hewan dan orang. Setelah lebih kurang satu minggu, diadakan pengamatan terhadap keadaan air kaldu pada kedua labu tersebut. Hasil percobaannya adalah sebagai berikut :
 Labu I : air kaldu mengalami perubahan, yaitu airnya menjadi bertambah keruh dan baunya menjadi tidak enak. Setelah diteliti ternyata air kaldu pada labu I ini banyak mengandung mikroba.
 Labu II : air kaldu labu ini tidak mengalami perubahan, artinya tetap jernih seperti semula, baunya juga tetap serta tidak mengandung mikroba. Tetapi, apabila labu ini dibiarkan terbuka lebih lama lagi, ternyata juga banyak mengandung mikroba, airnya berubah menjadi lebih keruh serta baunya tidak enak (busuk).
Berdasarkan hasil percobaan tersebut, Lazzaro Spallanzani menyimpulkan bahwa mikroba yang ada didalam kaldu tersebut bukan berasal dari air kaldu (benda mati), tetapi berasal dari kehidupan diudara. Jadi, adanya pembusukan karena telah terjadi kontaminasi mikroba darimudara ke dalam air kaldu tersebut. Pendukung paham Abiogenesis menyatakan keberatan terhadap hasil eksperimen Lazzaro Spallanzani tersebut. M,enurut mereka untuk terbentuknya mikroba (makhluk hidup) dalam air kaldu diperlukan udara. Dengan pengaruh udara tersebut terjadilah generation spontanea.
c) Percobaan Louis Pasteur (1822-1895)
Dalam menjawab keraguannya terhadap paham abiogenesis. Pasteur melaksanakan percobaan untuk menyempurnakan percobaan Lazzaro Spallanzani. Dalam percobaanya, Pasteur menggunakan bahan air kaldu dengan alat labu. Langkah-langkah percobaan Pasteur selengkapnya adalah sebagai berikut :
• Langkah I : labu disi 70 cc air kaldu, kemudian ditutup rapat-rapat dengan gabus. Celah antara gabus dengan mulut labu diolesi dengan paraffin cair. Setelah itu pada gabus tersebut dipasang pipa kaca berbentuk leher angsa. Lalu, labu dipanaskan atau disterilkan.
 Langkah II : selanjutnya labu didinginkan dan diletakkan ditempat yang aman. Setelah beberapa hari, keadaan air kaldu diamati. Ternyata air kaldu tersebut tetep jernih dan tidak mengandung mikroorganisme.
 Langkah III : labu yang air kaldu didalamnya tetap jernih dimiringkan sampai air kaldu didalamnya mengalir kepermukaan pipa hingga bersentuhan dengan udara. Setelah itu labu diletakkan kembali pada tempat yang aman selama beberapa hari. Kemudian keadaan air kaldu diamati lagi. Ternyata air kaldu didalam labu meanjadi busuk dan banyak mengandung mikroorganisme.
Melaui pemanasan terhadap perangkat percobaanya, seluruh mikroorganisme yang terdapat dalam air kaldu akan mati. Disamping itu, akibat lain dari pemanasan adalah terbentuknya uap air pada pipa kaca berbentuk leher angsa. Apabila perangkat percobaan tersebut didinginkan, maka air pada pipa akan mengembun dan menutup lubang pipa tepat pada bagian yang berbentuk leher. Hal ini akan menyebabkan terhambatnya mikroorganisme yang bergentayangan diudara untuk masuk kedalam labu. Inilah yang menyebabkan tetap jernihnya air kaldu pada labu tadi. Pada saat sebelum pemanasan, udara bebas tetap dapat berhubungan dengan ruangan dalam labu. Mikroorganisme yang masuk bersama udara akan mati pada saat pemanasan air kaldu.
Setelah labu dimiringkan hingga air kaldu sampai kepern\mukan pipa, air kaldu itu akan bersentuhan dengan udara bebas. Disini terjadilah kontaminasi mikroorganisme. Ketika labu dikembalikan keposisi semula (tegak), mikroorganisme tadi ikut terbawa masuk. Sehingga, setelah labu dibiarkan beberapa beberapa waktu air kaldu menjadi akeruh, karena adanya pembusukan oleh mikrooranisme tersebut. Dengan demikian terbuktilah ketidak benaran paham Abiogenesis atau generation spontanea, yangmenyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang terjadi secara spontan.
Berdasarkan hasil percobaan Redi, Spallanzani, dan Pasteur tersebut, maka tumbanglah paham Abiogenesis, dan munculah paham/teori baru tentang asal usul makhluk hidup yang dikenal dengan teori Biogenesis.
Teori itu menyatakan :
a. omne vivum ex ovo = setiap makkhluk hidup berasal dari telur.
b. Omne ovum ex vivo = setiap telur berasal dari makhluk hidup, dan
c. Omne vivum ex vivo = setiap makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya.
Walaupun Louis Pasteur dengan percobaannya telah berhasil menumbangkan paham Abiogenesis atau generation spontanea dan sekaligus mengukuhkan paham Biogenesis, belum berarti bahwa masalah bagaimana terbentuknya makhluk hidup yang pertama kali terjawab.
Disamping teori Abiogenesis dan Biogenesis, masih ada lagi beberapa teori tentang asal usul kehidupan yang dikembangkan pleh beberapa Ilmuwan, diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Teori kreasi khas, yang menyatakan bahwa kehidupan diciptakan oleh zat supranatural (Ghaib) pada saat yang istimewa.
b. Teori Kosmozoan, yang menyatakan bahwa kehidupan yang ada di planet ini berasal dari mana saja.
c. Teori Evolusi Kimia, yang menyatakan bahwa kehidupan didunia ini muncul berdasarkan hukum Fisika Kimia.
d. Teori Keadaan Mantap, menyatakan bahwa kehidupan tidak berasal usul.
TEORI EVOLUSI KIMIA
Ketidakpuasan para Ilmuwan terhadap apa yang dikemukakan para tokoh teori Abiogenesis maupun Biogenesis mendorong para Ilmuwan lain untuk terus mengadakan penelitian tentang asal usul kehidupan. Antara pakar-pakar tersebut antara lain : Harold Urey, Stanley Miller, dan A.I.Oparin. mereka berpendapat bahwa organisme terbentuk pertama kali di bumi ini berupa makhluk bersel satu. Selanjutnya makhluk tersebut mengalami evolusi menjadi berbagai jenis makhluk hidup seperti Protozoa, Porifera, Coelenterata, Mollusca, dan lain-lain.
Para pakar biologi, astronomi, dan geologi sepakat, bahwa planet bumi ini terbentuk kira-kira antara 4,5-5 miliar tahun yang lalu. Keadaan pada saat awal terbentuknya sangat berbeda denagn keadaan pada saat ini. Pada saat itu suhu planet bumi diperkirakan 4.000-8.000oC. pada saat mulai mendingin, senyawa karbon beserta abeberapa unsur logam mengembun membentuk inti bumi, sedangkan permukaannya tetap gersang, tandus, dan tidak datar. Karena adanya kegiatan vulkanik, permukaan bumi yang masih lunak tersebut bergerak dan berkerut terus menerus. Ketika mendingin, kulit bumi tampak melipat-lipat dan pecah.
Pada saat itu, kondisi atmosfer bumi juga berbeda denagn kondisi saat ini. Gas-gas ringan seperti Hidrogen (H2), Nitrogen (N2), Oksigen (O2), Helium (He), dan Argon (Ar) lepas meninggalkan bumi akrena gaya gravitasi bumi tidak mampu manahannya. Dia atmosfer juga terbentuk senaywa-senyawa sederhana yang mengandung unsure-unsur tersebut, seperti uap air (H2O), Amonia (NH3), Metan (CH4), dan Karbondioksida (CO2). Senyawa sederhana tersebut tetap berbentuk uap dan tertahan dilapisan atas atmosfer. Ketuika suhu atmosfer turun sekitar 100oC terjadilah hujan air mendidih. Peristiwa ini berlangsung selama ribuan tahun. Dalam keadaan semacam ini pasti bumi saat itu belum dihuni kehidupan. Namun, kondisi semacam itu memungkinkan berlangsungnya reaksi kimia, karena teredianya zat (materi) dan energi yang berlimpah.
Timbul pertanyaan, bagaimana proses terjadinya kehidupan dibumi ini ? Pwertanyaan inilah yang mendorong beberapa Ilmuwan untuk mengemukakan pendapat serta melakukan experiment. Di antara Ilmuwan tersebut antara lain Harold Urey dan Stanley Miller.
A) Teori Evolusi Kimia Menurut Harold Urey (1893)
Harold Urey adalah ahli Kimia berkebangsaan Amerika Serikat. Dia menyatakan bahwa pada suatu saat atmosfer bumi kaya akan molekul zat seperti Metana (CH4), Uap air (H2O), Amonia(NH2), dan karbon dioksida (CO2) yang semuanya berbentuk uap. Karena adanya pengaruh energi radiasi sinar kiosmis serta aliran listrik halilintar terjadilah reaksi diantara zat-zat tersebut menghasilkan zat-zat hidup. Teori evolusi Kimia dari Urey tersebut biasa dikenal dengan teori Urey.
Menurut Urey, zat hidup yang pertama kali terbentuk mempunyai susunan menyerupai virus saat ini. Zat hidup tersebut selama berjuta-juta tahun mengalami perkembangan menjadi berbagai jenis makhluk hidup. Menurut Urey, terbentuknya makhluk hidup dari berbagai molekul zat di atmosfer tersebut didukung kondisi sebagai berikut :
a) kondisi 1 : tersedianya molekul-molekul Metana, Amonia, Uap air, dan hydrogen yang sangat banyak di atmosfer bumi
b) kondisi 2 : adanya bantuan energi yang timbul dari aliran listrik halilintar dan radiasi sinar kosmis yang menyebabkan zat-zat tersebut bereaksi membentuk molekul zat yang lebih besar,
c) kondisi 3 : terbentuknya zat hidup yang paling secerhana yang susunan kimianay dapat disamakan dengan susunan kimia virus, dan
d) kondisi 4 : dalam jangka waktu yang lama (berjuta-juta tahun), zat idup yang terbentuk tadi berkembang menjadi seejnis organisme (makhluk hidup yang lebih kompleks).
Eksperimen Stanley Miller
Miller adalah murid Harold Urey yang juga tertarik terhadap masalah asal usul kehidupan. Didasarkan informasi tentang keadaan planet bumi saat awal terbentuknya, yakni tentang keadaan suhu, gas-gas yang terdapat pada atmosfer waktu itu, dia mendesain model alat laboratorium sederhana yang dapat digunakan untuk membuktikan hipotesis Harold Urey.
Kedalam alat yang diciptakannya, Miller memasukan gas Hidrogen, Metana, Amonia, dan Air. Alat tersebut juaga dipanasi selama seminggu, sehingga gas-gas tersebut dapat bercampur didalamnya. Sebagai pengganti energi aliran listrik halilintar, Miller mengaliri perangkat alat tersebut dengan loncatan listrik bertegangan tinggi. Adanya aliran listrik bertegangan tinggi tersebut menyebabkan gas-gas dalam alat Miller bereaksi membentuk suatu zat baru. Kedalam perangkat juga dilakukan pendingin, sehingga gas-gas hasil reaksi dapat mengembun.
Pada akhir minggu, hasil pemeriksaan terhadap air yang tertampung dalam perangkap embun dianalisis secar kosmografi. Ternyata air tersebut mengandung senyawa organic sederhana, seperti asam amino, adenine, dan gula sederhana seperti ribose. Eksperimen Miller ini dicoba beberapa pakar lain, ternyata hasilnya sama. Bial dalam perangkat eksperimen tersebut dimasukkan senyawa fosfat, ternyata zat-zat yang dihasilkan mengandung ATP, yakni suatu senyawa yang berkaitan dengan transfer energi dalam kehidupan. Lembaga cpenelitian lain, dalam penelitiannya menghasilkan senyawa-senyawa nukleotida.
Nukleotida adalah suatu senyawa penyusun utama ADN (Asam Deoksiribose Nukleat) dan ARN (Asam Ribose Nukleat), yaitu senaywa khas dalam inti sel yang mengendalikan aktivitas sel dan pewarisan sifat.
Eksperimen Miller dapat memberiakn petunjuk bahwa satuan- satuan kompleks didalam sistem kehidupan seperti Lipida, Karbohidrat, Asam Amino, Protein, Mukleotida dan lain-lainnya dapat terbentuk dalam kondisi abiotik. Teori yang terus berulang kali diuji ini diterima para ilmuwan secara luas. Namun, hingga kini masalah utama tentang asal-usul kehidupan tetap merupakan rahasia alam yang belum terjawab. Hasil yang mereka buktikan barulah mengetahui terbentuknya senyawa organik secara bertahap, yakni dimulai dari bereaksinya gas-gas diatmosfer purba dengan energi listrik halilintar. Selanjutnay semua senyawa tersebut bereaksi membentuk senyawa yang lebih kompleks dan terkurung dilautan. Akhirnay membentuk senyawa yang merupakan komponen sel.
TEOI EVOLUSI BIOLOGI
Alexander Oparin adalah Ilmuwan Rusia. Didalam bukunya yang berjudul The Origin of Life(Asal Usul Kehidupan). Oparin menyatakan bahwa paad suatu ketika atmosfer bumi kaya akan senyawa uap air, CO2, CH4, NH3, dan Hidrogen. Karena adanya energi radiasi benda-benda angkasa yang amat kaut, seperti sinar Ultraviolet, memungkinkan senyawa-senyawa sederhana tersebut membentuk senyawa organik atau senyawa hidrokarbon yang lebih kompleks. Proses reaksi tersebut berlangsung dilautan.
Senyawa kompleks yang mula-mula terbentuk diperkirakan senyawa aseperti Alkohol (H2H5OH), dan senyawa asam amino yang paling sederhana. Selama berjuta-juta tahun, senyawa sederhana tersebut bereaksi membenrtk senyawa yang lebih kompleks, Gliserin, Asam organik, Purin dan Pirimidin.Senyawa kompleks tersebut merupakan bahan pembentuk sel.
Menurut Oparin senyawa kompleks tersebut sangat berlimpah dilautan maupun di permukaan daratan. Adanya energi yang berlimpah, misalnya sinar Ultraviolet, dalam jangka waktu yang amat panjang memungkinkan lautan menjadi timbunan senyawa organik yang merupakan sop purba atau Sop Primordial. Senyawa kompleks yang tertimbun membentuk sop purba di lautan tersebut selanjutnya berkembang sehingga memiliki kemampuan dan sifat sebagai berikut :
A. memiliki sejenis membran yang mampu memisahkan ikatan-ikatan kompleks yang terbentuk dengan molekul-molekul organik yang terdapat disekelilingnya;
B. memiliki kemampuan untuk menyerap dan mengeluarkan molekil-molekul dari dan ke sekelilingnya;
C. memiliki kemampuan untuk memanfaatkan molekul-molekul yang diserap sesuai denagn pola-pola ikatan didalamnya;
D. mempunyai kemampuan untuk memisahkan bagian-bagian dari ikatan-ikatannya. Kemampuan semacam ini oleh para ahli dianggap sebagai kemampuan untuk berkembang biak yang pertama kali.
Senyawa kompleks dengan sifat-sifat tersebut diduga sebagai kehidupan yang pertamakali terbentuk. Jadi senyawa kompleks yang merupakan perkembangan dari sop purba tersebut telah memiliki sifat-sifat hidup seperti nutrisi, ekskresi, mampu mengadan metabolisme, dan mempunayi kemampuan memperbanyak diri atau reproduksi.
Walaupun dengan adanya senyawa-senyawa sederhana serta energi yang berlimpah sehingga dilautan berlimpah senyawa organik yang lebih kompleks, namun Oparin mengalami kesulitan untuk menjelaskan mengenai mekanisme transformasi dari molekul-molekul protein sebagai abenda tak hidup kebenda hidup. Bagaimana senyawa-senyawa organik sop purba tersebut dapat memiliki kemampuan seperti tersebut diatas ? Oparin menjelaskan sebagai berikut :
Protein sebagai senyawa yang bersifat Zwittwer Ion, dapat membentuk kompleks koloid hidrofil (menyerap air), sehingga molekul protein tersebut dibungkus oleh molekul air. Gumpalan senyawa kompleks tersebut dapat lepas dari cairan dimana dia berada dan membentuk emulsi. Penggabunagn struktur emulsi ini akan menghasilkan koloid yang terpiah dari fase cair dan membentuk timbuna gumpalan atau Koaservat.
Timbunan Koaservat yang kaya berbagai kompleks organik tersebut memungkinkan terjadinya pertukaran substansi dengan lingkungannya. Di samping itu secara selektif gumpalan Koaservat tersebut memusatkan senyawa-senyawa lain kedalamnya terutama Kristaloid. Komposisi gumpalan koloid tersebut bergantung kepada komposisi mediumnay. Denagndemikian, perbedaan komposisi medium akan menyebabkan timbulnya variasi pada komposisi sop purba. Variasi komposisi sop purba diberbagai areal akan mengarah kepada terbentuknya komposisi kimia Koaservat yang merupakan penyedia bahan mentah untuk proses biokimia.
Tahap selanjutnya substansi didalam Koaservat membentuk enzim. Di sekeliling perbatasan antara Koaservat dengan lingkungannya terjadi penjajaran molekul-molekul Lipida dan protein sehingga terbentuklah selaput sel primitif. Terbentuknya selaput sel primitif ini memungkinkan memberikan stabilitas pada koaservat. Dengan demikian, kerjasama antara molekul-molekul yang telah ada sebelumnya yang dapat mereplikasi diri kedalam koaservat dan penagturan kembali Koaservat yang terbungkus lipida amat mungkin akan mnghasilkan sel primitif.
Kemampuan koaservat untuk menyerap zat-zat dari medium memungkinkan bertambah besarnya ukuran koaservat. Kemungkinan selanjutnya memungkinkan terbentuknya organisme Heterotropik yang mampu mereplikasi diri dan mendapatkan bahan makanan dari sop Primordial yang kaya akan zat-zat organik.
Teori evolusi biologi ini banyak diterima oleh paar Ilmuwan. Namun, tidak sedikit Ilmuwan yang membantah tentang interaksi molekul secara acak yang dapat menjadi awal terbentuknya organisme hidup.
Teori evolusi kimia dan teori evolusi biologi banyak pendukungnya, namun baru teori evolusi kimia yang telah dibuktikan secara eksperimental, sedangkan teori evolusi biologi belum ada yang menguji secara eksperimental.
Seandainya apa yang dikemukakan dua teori tersebut benar, tetapi belum mampu menjelaskan bagaimana dan dari mana kehidupan diplanet bumi ini pertama kali muncul. Yang perlu diingat adalah bahwa kehidupan adalah tidak hanya menyangkut masalah replikas; (penggandaan diri) atau masalah kehidupan biologis saja, tetapi juga menyangkut masalah kehidupan rohani. Tentang teori asal usul kehidupan yang menyatakan organisme pertamakali terbentuk dilautan bisa dipahami dari sudut biologi, karena molekul-molekul organik yang merupakan sop purba itu tertumpuk dilaut.


Selasa, 05 November 2013

5 Tempat Paling Mempesona di Paris

1. Menara Eiffel
Menara Eiffel
Tempat wisata ini adalah hasil rangkaian 18.083 besi yang dibangun antara 1887 dan 1889. Meski dibangun untuk merayakan seabad revolusi Perancis, pembuatannya sendiri mengundang kritik dari seluruh Perancis. Kalangan seniman menilai tidak adanya keindahan dari Eiffel, sedang para arsitektur mendebat ketahanan angin pada strukturnya. Meski begitu, ikon Perancis ini tetap setia dikunjungi jutaan orang setiap tahun. Mungkin lebih banyak orang yang ingin melihat Paris dari ketinggian 275 meter lewat Dek Observasi, termasuk Tom Cruise yang melamar Katie Holmes di restoran yang terkenal romantis.
2. Arch de Triomphe
Arch de Triomphe
Di ujung lain Champ Elysee, tempat wisata yang akan anda temukan adalah bangunan menyerupai gapura besar. Arch de Triomphe dibangun Napoleon pada 1806 sebagai simbol kemenangan Perancis. Sayangnya, “Si Pendek” Napoleon keburu digulingkan sebelum bangunan ini rampung didirikan.
3. Champ Elysee
Champ Elysee
Menjadi salah satu kawasan elit di Paris yang digunakan sebagai tempat wisata. Di sini anda akan menemukan etalase berisi barang dan parfum ternama, selain cafe-cafe mahal yang berjejer di sepanjang jalan. Kenyamanan pedestrian juga terjamin, mengingat lebarnya bagian trotoar di sini. Dulunya, bilangan ini pernah digunakan tentara Sekutu untuk berpawai merayakan kemenangan pada PD II.
4. Place de la Concorde
Place de la Concorde
Lain lagi dengan cerita Place de la Concorde . Tempat wisata yang merupakan alun-alun terluas di Paris ini, dibangun pada 1755 di lahan seluas 86.400 meter. Ciri khas tempat ini adalah monumen dan air mancur. Dulunya, kaum bangsawan tertawa-tawa sambil menonton eksekusi terbuka para penjahat hingga penentang kerajaan. Pasca Revolusi Perancis, ganti wajah-wajah para borjuis itu yang murung menghadapi eksekusi. Nama tempat wisata ini sendiri berubah beberapa kali. Dimulai dari “Place Louis XV”, “Place de la Révolution”, dan terakhir “Place de la Concorde” sebagai simbol rekonsiliasi.
5. Musee Du Louvre
Musee Du Louvre
Museum Louvre merupakan salah satu museum seni terbesar di seluruh dunia. Jika anda tidak menyukai seni, tetapi ingin memenuhi rasa ingin tahu anda akan lukisan Monalisa (di Paris disebut “la joconde”), atau mungkin tertarik karena buku “The da vinci Code”, anda tetap harus masuk ke museum ini. Dahulu gedung yang dijadikan museum Louvre adalah istana (Palais de Louvre) yang dibangun tahun 1190 dan mengalami tahap penyelesaian menjadi seperti gedung yang terlihat saat ini di tahun 1870. Dan tahun 1989 arsitektur Amerika asal China, I.M Pei membuat piramida kaca yang dijadikan salah satu dari 3 pintu masuk.
Untuk bisa menikmati Museum yang memamerkan lebih dari 35000 obyek seni dari jaman pra-sejarah hingga abad ke-19 ini, anda harus datang pagi-pagi sekitar jam 09.00 karena antrian yang panjang, dan anda pasti tidak akan menyia-nyiakan uang 9 euro anda setelah membayar tiket masuk.